Minggu, 23 Juni 2019

Desain Ban Mobil Masadepan





Teknologi setiap hari makin berkembang disemua aspek kehidupan tak ketinggalan di segi bidang automotif. tidak hanya mesin, namun komponen-komponen yang lain juga setiap saat mengalami perubahan. Termasuk komponen bagian roda kendaraan. Saat ini hampir semua merk ban melakukan perubahan dan desain produk mereka. seakan tidak mau ketinggalan, para perusahaan ban ini saling memperkenalkan produksi mereka dengan desain dan bentuk yang berbeda-beda. Penasaran seperti apa desainnya??? berikut foto-fotonya.


1. Tweel 


(Sumber : www.totallandscapecare.com)


Michelin produsen ban asal Perancis membuat konsep ban yang menggabungkan ban dengan velg jadi pemakai ga perlu lagi ngecek bocor, kurang angin dan yang pastinya lebih awet tahan lama. Tetapi produk ini belum siap jika dikomersilkan alasannya adalah jika kecepatan melebihi 50 mil/ jam maka akan menimbulkan suhu panas dan suara yang berisik :D 

2. Eagle-360 

 Ban Masa Depan
(Sumber : www.technobuffalo.com)


Konsep ban ini merupakan ide dari produsen ban Good Year untuk mobil tanpa awak yang akan dikomersikan di tahun 2035 gaes. Fitur yang ada di ban ini ada banyak seperti bisa berbelok ke segala arah, bisa menyesuaikan dengan kondisi jalan dan punya teknologi kereta yaitu levitasi magnetik :D 

3. Alpike 

 Ban Masa Depan
(Sumber : www.damngeeky.com)


Alpike ini adalah desain dari perusahaan Korea, Hankook. Ban yang sangat cocok digunain di wilayah yang bersalju sama es tipis, bisa lo liat dari tapak ban nya gaes yang besar dan jarak antar tread yang lebar :D 

4. Gyroblade 

 Ban Masa Depan
(Sumber : en.responsejp.com)


Desain ini dikeluarkan oleh Dunlop Jepang yang buat ban ini spesial adalah lo ga perlu lagi untuk ngisi angin karna memang konsep dari ban ini adalah tanpa angin :D 

5. Coreseal Tire Sealant 

ban masa depan
(Sumber : httpwww.srigroup.co.jp)


Konsep ban ini adalah ketikan ban lo kena paku / benda tajem maka ada dari bagian dalam ban ini yang akan langsung menambal celah yang bolong gaes ! makin praktis ya :D 

Yups, itu tadi 5 konsep ban masa depan yang akan ada di masa depan, semuanya dibuat untuk memudahkan kita manusia. Hmmm ngeri ya ! kalo semakin lama semakin mudah, tentu manusia semakin malas dong hehehe :D


Link : montirgw

Kamis, 23 Mei 2019

Tips Memilih Ban Mobil Bekas atau Second


Beli ban bekas? Kenapa tidak!, ditengah pemakaian mobil sehari-hari ban memang salah satu factor yang paling penting. Ibarat manusia berjalan dengan kaki, begitu juga mobil berjalan dengan ban. Anda mungkin sudah dapat membayangkan begitu tidak enaknya kalau ban mobil sudah rusak, tidak rata, sobek, maupun sudah gundul. Kalau sudah begini mau tidak mau ban memang harus diganti. Namun kendalanya, saat ini harga ban melambung tinggi. Harus merogoh kantong lebih dalam untuk membeli 1 buah maupun 1 set ban baru. Untuk anda yang saat ini sedang mengirit uang karena untuk hal yang lain, tidak ada salahnya anda mencoba membeli ban bekas, akan tetapi beli ban bekas harus hati-hati, karena bisa jadi anda malah akan lebih rugi karena mendapatkan ban yang sudah tidak layak pakai. Berikut ini saya akan mencoba menuturkan beberapa tips untuk memilih ban bekas ataupun second.

1.    
Tahun Produksi.

Tahun produksi ban memang tidak terlalu signifikan pengaruhnya untuk pemakaian sehari-hari. Akan tetapi sifat benda lunak akan membusuk atau kualitasnya menurun apabila terlalu lama. Sara saya jangan memilih ban yang sudah melewati umur 8-10 tahun

Jangan membeli ban fulkanisir


Ban fulkanisir adalah ban yang sudah botak di lapis kembali (kulit luar) menggunakan karet pelapis yang memang sudah di ciptakan untuk melapisi ban yang sudah botak atau gundul, memang bila melihat sepintas ban ini tidak ada bedanya dengan ban baru pada umumnya, akan tetapi pelapisan ulang ban ini hanya menggunakan proses lem dan pemanasan. Kita tentunya tau situasi jalan di daerah Indonesia, terkadang panas terkadang dingin (hujan) hal ini akan mempengaruhi kekuatan lem-perekat pada ban tersebut. Saran dari saya jangan pernah membeli ban yang sudah difulkanisir. Mendingan membeli ban yang copotan atapun ban yang sudah di kerok/diukir kembali atau sering disebut dengan ban “suntikan” ban suntikan ini hanya mengerok atau memperdalam kembang atau alur/jalur yang ada di kulit luar ban. Saya sarankan bila membeli ban second jenis seperti ini pilihlah ban yang masih tebal, tidak retak, masih rata dan belum kembung. Bekas tambalan/tubeless tidak terlalu berpengaruh, namun kalau bisa mintalah took tersebut untuk menambal ban dari bagian dalam atau yang biasa disebut TIPTOP. Hal itu lebih aman daripada menggunakan karet cacing.

Itulah beberapa tips untuk memilih ban second. Apabila ada yang masih ingin anda tanyakan silahkan tuliskan di komentar dibawah ini.