Kamis, 23 Mei 2019

Tips Memilih Ban Mobil Bekas atau Second


Beli ban bekas? Kenapa tidak!, ditengah pemakaian mobil sehari-hari ban memang salah satu factor yang paling penting. Ibarat manusia berjalan dengan kaki, begitu juga mobil berjalan dengan ban. Anda mungkin sudah dapat membayangkan begitu tidak enaknya kalau ban mobil sudah rusak, tidak rata, sobek, maupun sudah gundul. Kalau sudah begini mau tidak mau ban memang harus diganti. Namun kendalanya, saat ini harga ban melambung tinggi. Harus merogoh kantong lebih dalam untuk membeli 1 buah maupun 1 set ban baru. Untuk anda yang saat ini sedang mengirit uang karena untuk hal yang lain, tidak ada salahnya anda mencoba membeli ban bekas, akan tetapi beli ban bekas harus hati-hati, karena bisa jadi anda malah akan lebih rugi karena mendapatkan ban yang sudah tidak layak pakai. Berikut ini saya akan mencoba menuturkan beberapa tips untuk memilih ban bekas ataupun second.

1.    
Tahun Produksi.

Tahun produksi ban memang tidak terlalu signifikan pengaruhnya untuk pemakaian sehari-hari. Akan tetapi sifat benda lunak akan membusuk atau kualitasnya menurun apabila terlalu lama. Sara saya jangan memilih ban yang sudah melewati umur 8-10 tahun

Jangan membeli ban fulkanisir


Ban fulkanisir adalah ban yang sudah botak di lapis kembali (kulit luar) menggunakan karet pelapis yang memang sudah di ciptakan untuk melapisi ban yang sudah botak atau gundul, memang bila melihat sepintas ban ini tidak ada bedanya dengan ban baru pada umumnya, akan tetapi pelapisan ulang ban ini hanya menggunakan proses lem dan pemanasan. Kita tentunya tau situasi jalan di daerah Indonesia, terkadang panas terkadang dingin (hujan) hal ini akan mempengaruhi kekuatan lem-perekat pada ban tersebut. Saran dari saya jangan pernah membeli ban yang sudah difulkanisir. Mendingan membeli ban yang copotan atapun ban yang sudah di kerok/diukir kembali atau sering disebut dengan ban “suntikan” ban suntikan ini hanya mengerok atau memperdalam kembang atau alur/jalur yang ada di kulit luar ban. Saya sarankan bila membeli ban second jenis seperti ini pilihlah ban yang masih tebal, tidak retak, masih rata dan belum kembung. Bekas tambalan/tubeless tidak terlalu berpengaruh, namun kalau bisa mintalah took tersebut untuk menambal ban dari bagian dalam atau yang biasa disebut TIPTOP. Hal itu lebih aman daripada menggunakan karet cacing.

Itulah beberapa tips untuk memilih ban second. Apabila ada yang masih ingin anda tanyakan silahkan tuliskan di komentar dibawah ini.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar